Tuesday, May 8, 2018

Omongan Orang

Percaya atau enggak, omongan orang yang paling nyakitin itu omongan dari orang-orang terdekat (keluarga). Pada dasarnya kita itu nggak pernah ambil pusing sama omongan orang yang kita nggak kenal, sebaliknya kita paling tersakiti sama omongan orang-orang yang kita kenal dan ketemu tiap hari.

Di komen hate di socmed itu cuman kaya kegores gertas buku, tapi kalo di komen hate sama keluarga sendiri itu sakitnya kaya ditusuk pisau yg lupa di asah. Hahahaha. Dan seringnya, keluarga sendiri malah yg bikin kita down. Ya ga sih gengs?

Jadi start dari pengalaman pribadi, dan pengalaman temen-temen yang curhat sih:

  1. Lulus SMA, masuk Universitas/Fakultas/Jurusan, terus ada yang tanya "Kamu kok masuk Universitas/Fakultas/Jurusan itu sih? Kan akreditasinya masih C, mending di Univ A lah sudah A".

    Dengan ucapan kaya gitu, tahu nggak usaha apa yg udah dilakuin biar bisa masuk Univ yg akreditasinya C? Mungkin dia udah kerja part time ini itu, cari beasiswa sana sini, demi membiayai kuliah sendiri. Nggak kaya orang lain yg bisa masuk Univ akreditasi A dengan endorse orang tua. (Endorse ya aku bilang, karena ortu nantinya bakal expect something in return pas kalian lulus)

    Bikin hati si anak down dan jadi ngiri sama temen lain yg bisa masuk Univ A dia jadi nganggep dosen2 di kampusnya nggak bagus, dia jadi parno nggak bisa dapet kerjaan bagus, etc. Kuliah jadi nggak semangat, skripsi ditunda-tunda, jadilah MA (red, Mahasisba Abadi) 7 tahun (kalau udah diancam kena DO baru berusaha lulus)

    Jangan bilang alay ya, karena untuk sebagian kecil orang (terutama tipe orang melankolis) perkataan kaya gitu bikin mereka kepikiran terus.
  2. Lulus kuliah, lamar kerja sana sini, akhirnya dapet dengan gaji 7jt/bulan senenglah dia, terus ada yang tanya "Kamu kok mau kerja di Perusahaan L gajinya ga seberapa, lembur-lembur terus. Kenalan saya kerja di Perusahaan A, sama-sama fresh graduate gajinya 30jt/bulan, dapet fasilitas mobil tunjangan ini itu."

    Sejak saat itu dia merasa perusahaannya terlalu demanding, terlalu sering lembur, terlalu pelit fasilitas, terus dia resign dan coba daftar Perusahaan A yg kata-katanya bagus tadi, ditolak. Jadilah pengangguran.
  3. Setelah beberapa saat nganggur akhirnya dapet kerjaan lagi, terus udah nggak mau pindah-pindah lagi nih trauma jadi pengangguran. Akhirnya mulai settle, mulailah kasi orang tau, dikit-dikit. Terus mulailah beli motor/mobil, ganti HP beli baju sepatu make up, terus ditanya "Bisa beli motor/mobil. barang-barang bagus udah bisa bahagiain orang tua belum? Anak saya tahun depan ngajakin pergi ke luar negeri nih, kamu harus gitu juga dong, bahagiain orang tua."

    Terus sejak itu dia merasa jadi anak durhaka yang nggak bisa balas budi. Dia pikir balas budi cuman dari ngajak jalan ke luar negeri, beliin barang-barang mewah, dan dia merasa orang tuanya selama ini tidak bahagia sampe butuh dibahagiakan anaknya. Dia jadi gila kerja, stress kerja, demi dapet uang untuk ngajak jalan/makan/beli hadiah. Sampe akhirnya dia nggak bisa menikmati hidup. Hidup untuk bekerja bukan bekerja untuk hidup.
  4. Akhirnya punya rumah sendiri, mobil sendiri, bisa pergi ke luar kota, tibalah saatnya punya pacar, baru aja beberapa bulan pacaran, karena dianggap udah terlalu tua, jadi ditanya: "Kapan nikah? Udah mapan mau tunggu apa lagi, umur juga udah cukup, langsung aja cepetan."

    Terus lamaranlah berdua, tapi karena belum bener-bener kenal satu sama lain akhirnya putus ditengah jalan karena beda perinsip, dan lain-lain.
  5. Akhirnya dapet pacar baru, pacaran beberapa lama, terus akhirnya nikah nih, terus ditanya "Orang kaya masa nikah gitu aja, masa souvenirnya begitu doang, masak acaranya kecil-kecilan doang, masak honeymoonnya sebentar doang sih?"

    Terus karena gengsi, dia ngadain pesta besar. Semua temen kolega di undang, dikasi penginapan gratis, makan gratis, tidak menerima sumbangan. Terus pergi berlibur keliling eropa 1 bulan. Sampe akhirnya separuh hartanya habis buat foya-foya. Bertahun-tahun jerih payah keringat, darah, air mata habis dalam sebulan. Nggak langsung miskin sih masih kaya banget, tapi 50% hartanya habis.
Tahu nggak, kebanyakan orang yang jelek-jelekin hasil/orang lain itu karena mereka nggak puas dengan hasilnya/dirinya dia sendiri, dan berusaha cari-cari kelemahan hasil/orang lain. Kalau dia puas dengan hasilnya sendiri, dia bakal fokus dengan gimana caranya biar hasilnya makin bagus, dan nggak bakal sempet ngomentarin hidup orang lain.

So... kamu suka nyinyir? Seringnya nyinyirin apa? Nah itulah kekuranganmu sendiri.

Misal nih, km nyinyirin kerjaan orang "Wah penghasilannya si A dikit, lebih enak kerjaannya si B penghasilannya gede". Nah brarti kamu sekarang nggak puas dengan penghasilanmu sendiri.
Terus kalau kamu pernah bilang "Alisnya si C jelek banget kotak gitu, bagus alisnya si D lah curvy." Jadi kamu lagi nggak pede dengan bentuk alismu sendiri.

Kok aku bisa bilang gitu sih? Sok tau banget.
Bukan sok tau ya, karena akupun begitu guys. Udah aku perhatiin baik-baik tiap kali aku nyinyir (yes, aku pun kadang suka nyinyir meskipun nggak di umbar di socmed sih apalagi sampe di sampein ke orang yang bersangkutan, seringnya ngedumel sendiri. Bukan nusuk dari belakang ya guys, ini namanya tahu mana yang perlu diomongin mana yang enggak. Nggak semua hal harus diomongin kali, boleh dibahas di post lain waktu) pasti karena aku nggak pede dengan karyaku sendiri. Coba deh besok kalo pas lagi nyinyir, tanya diri sendiri deh, bener apa enggak.

Kalo kamu pede dengan keadaanmu sendiri, komentarnya pasti beda deh, bukan komentar nyinyir, tapi gini nih: "Wah mantap lah penghasilan 3jt/bulan bisa dibuat nyicil motor sendiri" abis itu pasti dia lebih giat kerja biar bisa nyicil yang lain nggak cuman nyicil motor doang.
Atau "Bagus sih alis kotak, tapi alis kaya gitu bukan style gue banget, karena muka gue nggak cocok aja kalau pake alis kaya gitu." terus dia jadi semangat buat belajar bikin bentuk-bentuk alis yang lain.

Atau "Ih keren banget deh bisa nemu vendor souvenir murah, besok-besok kalau aku married tanya-tanya kamu ya!" dia jadi seneng merasa berguna buat orang lain.

See..?
Di post kali ini, aku cuman mau menghimbau sih (cieelah...) supaya temen-temen sekalian (dan saya sendiri) belajar lah buat memberi komentar positif. Paling enggak, kalau nggak bisa kasi komentar positif (karena mungkin emang kebangetan bgt hahaha) kita bisa kasi komentar yg netral, atau yg membangun, misal...

"Disyukuri aja penghasilan 1jt/bulan sambil dijalani, sambil cari-cari kerjaan lain, daripada nganggur kan? Nanti aku juga bantu cari info-info loker deh. Siapa tahu ada yang cocok."

Atau  "Lihat nih ada video tutorial alis bagus, aku lagi belajar juga, susah gilak. Mau jadi modelku? Kita belajar bareng."

Atau ya nggak usah komentar sama sekali, disimpen sendiri aja kali, kenapa sih harus komentar? Kaya bakal mati kalau nggak komentar. Senyumin aja kalo bingung mau komentar apa. Hahaha. Karena:

Bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut -Matius 15:11

Sweet Lie VS Bitter Truth

Would you prefer a sweet lie or a bitter truth?
Would you rather live in a fake happy life or an honest not so happy life?
These questions confuse me since then.

Someone asked me to choose:
Would I rather know that my lover is cheating on me,
or I would stay innocent about that, and keeping out relationship.

For now, my answer for this question is: Know what I need to know, and don't even curious about what you don't need to know. Then the next question show up: Do I really need to know my partner is cheating or not? I might be WANT to know, but I might not be NEED to know.

This is when my ego is talking. The most important aspect in relationship is trust. If you trust your partner, you don't need to know whether he's cheating or not, because you trust him. The next question again, Do I trust my partner?

The answer is yes, I trust him. So, I don't need to know whether he's cheating on me or not. Then I'll choose to stay innocent and keep my relationship. If my partner really cheating on me, then I will live in a fake happy life.Why must ruin your life now, if you can extend your time to enjoy it.

Am I a fool?

I think most people did this, fooling him/herself. We make myself believe everything is doing fine.

Thursday, October 13, 2016

Suzy (수지) – When It’s Good (좋을땐) Song



Ok first I want to clarify, I don't want to post the song lyrics, because you can just Google it and it is everywhere. But here I want to share what I feel about this song.

Suzy is one of my favorite K-Idol. She is incredibly pretty (without any plastic surgery I would say, haters gonna hate XD) and we are about on the same age, so... I wonder how hard she works to get on where ever she is now. She must be so tough and strong-willed girl. And recently I watched her latest Drama: 함부로 애틋하게 (Uncontrollably Fond) with Kim Woobin. And this song is one of the OST of that drama. Here's the meaning of the song. (p.s I don't translate it, someone did it for me. I got it from here).

When it’s good, I could only see pretty eyes
Sometimes, I couldn’t even see your eyes
The scent that you burned is so close
When it’s good....
But suddenly
That scent started getting farther away
You only showed me your side
I could only see your eyes reflected on the window...
Even when you came back
When your eyes shone on me again
It wasn’t like before
It was different from before
But I knew that better than anyone else...
Love,
When you’re busy in love alone
Then I should leave
I knew about your heart
Because it’s been long since it went a different direction...
If you come back
If you come back to me
Even if it’s not like before
Even if it’s different, I don’t care
Please come back...
Honestly, I’ve never been in love
I want to believe that
But I can’t believe it
But I can’t believe it
If you come back
If you come back to me
Even if it’s not like before
Even if it’s different, I don’t care
Please come back
 Ever since I heard and read the meaning of this song I love it, even when I'm not watched the drama yet. I was thinking a same thing with this song. I was thinking, maybe.. just maybe... if my father is not dead yet, and he comes back home. Would he be the same as before? Could we have a same condition as before?

Maybe some things will be getting worse or maybe they won't. But I asked my heart, do you really want him back? And the answer is yes.

I really really want to see him again. I don't care if he is different than before. I don't care. Please come back to see me even only on my dreams. 제발 돌아와.

Just like this song...

If you come back
If you come back to me
Even if it’s not like before
Even if it’s different, I don’t care
Please come back
 

Apa Kakak Harus Selalu Mengalah?



Mengapa harus aku yang mengalah?
Tak pernahkah kau berpikir,
Sedikit tentang hatiku?


Today's random thoughts theme song. Menurut kalian, kakak harus selalu ngalah nggak sih guys? Karena selama gue hidup, gue selalu diajarkan untuk mengalah ke adik-adik gue. A little note buat kalian yang belum tau, I have 1 (not so) little brother and 1 (not so) little sister.

Tapi semakin gede ini, gue bukannya makin ngerasa mengalah adalah cara yang tepat. Apa lagi untuk masalah-masalah antar saudara di rumah (psikolog nyebutnya Sibling Rivalry).

Keresahan gue ini makin parah ketika gue sengaja denger nyokap ngbrol sama tante gue di depan rumah (gue barusan pulang dari kampus nih, naik motor). This was their conversation that time:
Kata tante gue "Aduh kasihan, Tata (my childhood name). Kemana kemana harus naik motor, panas kepanasan, hujan kehujanan."

Gue cuman senyum aja. Gue mah legowo kalo kata orang Jawa. Adanya motor ya udah naik motor. Mau naik mobil? Kerja dulu beli mobil. Jangan cuman minta-minta orang tua. Itu perinsip gue. Terus tante lanjut ngomong lagi nih, katanya "Aku jadi inget Kiki (anaknya yang paling gede), dia kemana-mana juga naik motor. Kalo tante suruh naik mobil nggak mau. Katanya nggak usah mau pergi deket doang, sebentar doang."

Gue nggak tanggepin tuh omongan si tante. Gue selesai markir motor, terus nyokap gue jawab "Ya begitu itu cik (panggilan ke kaka perempuan, and yes I'm Chinese btw), anak pertama tuh ya memang begitu... memang selalu dikalahkan." Dalem pikiran gue nih: Iya betul itu. Anak pertama tuh emang legowo, nggak neko-neko.... Eh wait, what the heck?!

Sejak itu keresahan gue bertambah satu lagi. Dari yg awalnya cuman ada satu poin:
Q1. Apa kakak harus selalu mengalah?

Tambah lagi satu poin:
Q2. Apa orang tua gue (khususnya nyokap) sengaja mengalahkan kebutuhan/kepentingan gue sebagai anak pertama?

I've done a research about Q1. I read some psychology books and turn out: Kakak nggak harus selalu mengalah (menurut Christine Wibhowo, S.Psi., M.Si, staf pengajar Fakultas Psikologi UNIKA Soegijapranata, penulis buku parenting, pembicara seminar tentang pernikahan dan parenting serta pengisi acara BUNDA di Rhema Radio; juga menurut J. I. C. M. Drost SJ di bukunya Perilaku Anak Usia Dini: Kasus dan Pemecahannya tahun 2003).

Coba kalau jaman dulu, akses ke ilmu pengetahuan semudah ini. Mungkin sekarang orang tua sudah pada pinter-pinter parenting nya. Mungkin nyokap gue nggak sekolot ini mendidik gue dan adik-adik gue. She used the easiest way to solve problems: forget it.

For me, it's not solving. It's stacking it up on the deepest corner of our pure heart (as a child, our heart is pure like a white paper). And sometime, somehow it would collapse dan semua luka lama yang nggak terselesaikan terbuka kembali. Meanwhile beberapa psikologi setuju bahwa masalah sekecil apapun itu harus diselesaikan secara tuntas di dalam sebuah hubungan apalagi hubungan keluarga.

For Q2, jujur sejak adik gue lahir ke dunia (umur gue 6th waktu itu), gue merasa sejak detik itu, gue udah nggak pernah diberi perhatian lagi. They just give me food, and clothes, and house. And I have to deal all my problems alone since then.

Hey, I was teenagers to be. My life is totally suck back then, plus I have no parent to even there to just talk to me. Imagine how hard my life was for 10 years old girl, trying to fit in. Too old to be kid, but too young to be teen?

Not to mention the school tasks thingie. I HAVE TO DO THAT ALONE. I mean totally alone. Beli alat bahan sendiri, bikin sendiri, ide sendiri (we don't have Internet back then, so google don't help much).

Lah sekarang adik-adik gue, boro-boro beli alat bahan sendiri, cari ide sendiri aja sering nggak mampu (And now Google is there to help, thank Google). Gue selalu bantuin. Don't get me wrong. Bukanya gue nggak mau ya, gue mau. Gue nggak mau mereka berjuang sendiri kaya gue. (Gue sampe stress sekolah waktu itu, selalu mules-mules dan sering pusing padahal nggak sakit sama sekali. Belakangan setelah baca-baca buku psikologi buat skripsi, gue baru tau, itu gejala stress anak)

Dan gue inget banget, tiap kali ada orang yang bilang: "pinter ya cicik sudah bisa semua sendiri, mandiri banget." Terus tanya ke nyokap, "Cicik sudah nggak sering rewel cari perhatian ma?"
You know what my mom said? She said "No, she had plenty attention these 6 years, and now her brother need it more."

Fck, she said I had plenty attention. Hey, I read psychology books and even adult needs attention from other. Meski nggak se intens sewaktu balita. That's why we make friends and partnership. We interact with others. Lah gue pas umur 6-12 tahun, mau dapet perhatian dari siapa? Sahabat? Anak SD men, sahabatan paling apa sih. Sekedar ngobrol bareng pas jam istirahat. Belum punya HP belum bisa dapet jaringan Internet. Pacar? Gila apa anak bau kencur pacaran.

Ok this leads to another topics. Another thoughts related to this: mungkin gue sempet jadi cewe player (I was totally jerk back then, I will tell you later) karena gue cari perhatian sebanyak banyaknya. Perhatian yang nggak pernah gue dapet dari orang tua gue. Remind me to talk about this in another post.

Balik lagi ke topik awal. Menurut kalian, nyokap gue sengaja nggak sih ngalahin gue?

My night thoughts going wild. I'm thinking about BBS (Baby Blouse Syndrome). Just read it recently on my Facebook timeline. One of my friend shared a post of a woman, she said se had BBS and almost kill her baby. I want to talk much about this topic but maybe on another post...

And I just remembered, nyokap pernah hampir bunuh gue pas gue bayi. Hampir. Gue mau dibanting ke lantai waktu itu. Gue diceritain nyokap sendiri. Shit, I'm getting goosebumps! Don't you think... for a moment... maybe... just maybe... nyokap gue sebenernya nggak mengharapkan kelahiran gue? Dan sedangkan adik gue yang pertama, ditunggu tunggu. Nyokap memang sudah berencana punya anak lagi, dan jadilah adik gue. Sedangkan gue itu anak hasil malam pertama nyokap-bokap setelah merid. Mereka nggak nyangka sama sekali gue bakal hadir secepet itu...

And mungkin, mungkin aja, BBS itu kebawa sampe sekarang. Mempengaruhi keputusannya yang jarang sekal adil buat gue dan adik-adik gue. Dan yang pasti gue yang harus selalu ngalah.

This getting worse.. I need to stop thinking now. The devil inside me enjoying this, and I have to stop. Gotta hibernate my brain for some sleep. Hope getting a good dream tonight. Goodnight XOXO

Saturday, October 8, 2016

A Man that I don't Know

I dreamed about you last night.

It started with on a beach. Gue lagi main-main di pantai wearing... emmm... bikini. Tapi bukan pantai yang berpasir putih.. Di pinggir laut, los los kios pasar ikan (mungkin) langsung disambung dengan dek-dek kayu basah lapuk yang menjorok ke laut...

Gue lagi main di pinggir dek, sambil buangin baju dalem gue. Err... ini emang aneh banet guys, gue di pinggir pasar ikan, pake bikini, dan buangin baju dalem gue (bra). Disana banyak orang. Tp nggak ada seorangpun yang gue kenal, mereka juga kaya nggak merhatiin gue juga.

Setelah selesai buang semua bra gue, tiba-tiba muncul dari dalem pasar, seseorang bapak-bapak yang sepertinya gue kenal cuman gue nggak inget siapa. Yang pasti gue kenal sama doi. He smiled and weaved his hand towards me. Dibelakangnya, muncul 2 orang lagi yg familiar. 2 orang inu gue tau: tante dan om gue.

Mereka bertiga nyamperin gue dan ngajak gue buat balik ke rumah, semua orang ternyata udah nyari gue kemana-mana. Tapi gue nolak guys. Entah kenapa rasanya gue belum pingin balik. Gue jalan ke tengah laut, sambil lihatin matahari tenggelam. Mereka bertiga diskusi agak jauh, suara ombak bikin suara mereka nggak kedengeran.

Setelah beberapa saat, gue lihat bra bra gue ngapung-ngapung di air laut di sekitar kaki-kaki penyangga dek. Tiba-tiba gue sadar kenapa gue buangin bra gue, akhirnya gue ambilin lagi satu-satu pake ranting kayu yg entah gue dapet dari mana.

Sambil berusaha ambil semua bra gue sebelum hanyut makin jauh, tante gue nyamperin gue yg lagi. Akhirnya dia bilang gue boleh pulang nanti, tapi besok pagi gue harus sudah ada di rumah, tante dan om gue nggak bisa nemenin gue lebih lama lagi, mereka harus balik sekarang. Tapi gue bakal di temenin bapak yang satu lagi. Yang gue harusnya kenal tapi gue lupa siapa.

Terus latar berubah..

Gue ada di kamar dirumah gue guys dan gue tau ini udah hampir pagi. Gue ngerasa ada orang di sebelah gue, cowok. Oke ini memang kedengeran kaya mimpi ngeres, tapi trust me it isn't. Just keep reading...

Posisinya gue tidur di pinggir ranjang, ngadep jalan. Si bapak ini tidur di belakang gue dan entah kenapa gue tau doi ngadep arah yg sama kaya gue. Gue cari tangannya gue tarik biar dia tidur lebih deket ke gue. I feel I want to be in his side a little longer. I know dawn is coming and he need to go in minutes... and somehow I don't want to that happened.

Doi ngerespon. And sepertinya doi nggak tidur. Dia geser posisinya makin dekat ke arah gue. Doi peluk gue dari belakang, he's not really talking but I know what he meant. He said inside my mind: "okay okay, I will stay a little longer. Back to sleep again, darling."

Terus gue ketiduran lagi...

Pas bangun gue juga beneran bangun, gue nangis. Setelah itu gue baru sadar bapak-bapak tadi itu bokap gue. He passed away like 6 years ago... was he visited me last night? I wish.. I really wish... I miss him sooo much.

Thursday, September 8, 2016

Love is Like Finding the Matching Puzzle Piece. Pfff B.S. True Love can Decay Too I Suppose!

Puzzle piece....
Oke post gue jadi cinta-cintaan begini. Okelah gapapa deh. Jadi gue mau share cerita cinta 6tahun gue. Remember the guy I talked about last time? I've been with him for almost 6 years. And we're engaged now. So he is my fiance. I met him when I was 15 and we're together after since. Well so this is the story.

He was my best friend' ex. Boom!
And our friendship is doomed. Tapi gue bukan PHO. Mereka putus udah lama. Sekitar satu tahun, dan sohib gue udah punya cowo baru. Baru setelah itu gue deket sama tunangan gue ini (anggap namanya si Koko). Tapi tetep aja, dia berubah setelah tau gue deket sama mantannya.

Oke oke. Dia yang ngenalin gue ke si Koko ini. Gue udah temenan lama di F*cebook, cuman nggak pernah contact (sampe gue sendiri lupa kalo temenan sama doi). Long story short, pada suatu sore di hari yang indah, gue lagi main di rumah sohib gue ini. Tiba-tiba si Koko telpon sohib gue, doi bilang mau nyamperin ke rumah. Sohib gue panik, takut cowonya salah paham, minta gue jangan buru-buru balik dulu. Okelah gue sih fine fine aja.

Disana gue pertama kalinya ketemu doi. Biasa aja sih. I even barely remember his face. But few days later... ada satu pesan baru nangkring di message F*cebook gue. And it's him. Doi basa basi, dan akhirnya kita tukeran nomor hp dan jadi deket, terus jadian, terus pacaran, terus tunangan, terus... terus..

Kembali ke judul: pas gue mulai jalanin hubungan sama doi, gue mulai berubah. Really. 180 deg changed. It's like finally you found your home. You know whete to go, you know what to do. You know how to love him, and he knows how to love you. We're just fit perfectly. Just like a puzzle piece. That's why I let go my friendship and choose him instead. I just knew that he is the one.

Ok now I sound stupid af 😂 well that's my 15yo mind tho! What are you expecting?

And now 6years latter.... I'm not really sure he is the one. Kita sekarang sama-sama sibuk. Gue sibuk kerja, doi juga. Jarang2 banget waktu berdua. Mau chat aja susah. Paling cm saling kasi kabar sesekali.

Andd.. (ok here we go...) there is another man. He captivated me with his charms. He is so mysterious, I am curious to death. He is not making my heart racing, but curiosity is enough to start a fire. And I am so afraid. I'm playing with fire. I need to stop this, I know... but, what if... only if... we are not engaged yet, can I have both of them?

Enough of the babbling, this is going wild.
Dead readers (if any) please leave a comment and share your thoughts! Or things you wanna know abt me. Very appreciated. Bye!

Sunday, August 21, 2016

Love is Supposed to "Put My Name on the Top of Your List", isn't it?


TODAY THEME SONG




This is the last time I'm asking you this,
Put my name at the top of your list,
This is the last time I'm asking you why,
You break my heart in the blink of an eye.


Gue lagi sebel berat hari ini!

Jadi berawal dari gue bikin janji sama temen-temen buat hangout bareng. Kita janjian hari Minggu siang guys. Gue biasanya selalu kemana-mana sendiri, independen. Tapi sekali-kali (karena gue pergi bareng temen-temen tuh jarang banget. Terakhir pergi bareng temen itu sekitar awal Mei 2016) gue pingin berangkat dianterin fiance.
p.s yeah gue 21 tahun dan sudah punya tunangan, Nggak tau apa yg merasuki pikiran gue waktu itu. Maybe I will regret this but maybe not.

Singkat cerita setelah fix waktu dan tempatnya, gue ngabarin doi (tunangan gue, sebut saja si Koko) buat nganterin gue. Sekali kali minta dianter nggak apa-apa kan ya, toh juga hari Minggu ini. Tapi lo tau guys, doi ternyata punya banyak kerjaan hari ini. Well, dia selalu punya banyak kerjaan. "Selalu" means "Setiap hari" termasuk hari Minggu.

Kira-kira begini nih kejadiannya. Doi ke rumah gue pagi-pagi jam 9 rencana mau ke Gereja bareng (ini udah rutinitas Minggu pagi), nah setelah dari gereja dia baru tuh mulai ngurus kerjaan sampe jam 4 atau 5 sore.
Gue: "Ko, nanti anter aku ke D'*LLEY ya, udah janjian sama temen-temen nih mau nongkrong."
Koko: "Jam berapa?"
Gue: "Selesai gereja sih, Rencananya jam 12 dari rumah."
(FYI, biasanya kebaktian gereja selesai sekitar jam 11, dan biasanya gue pergi makan dulu setelah itu, jadi biasanya gue nyampe rumah emang sekitar jam 12)
Koko: "Lah, terus?"
Gue: "Ya ntar pulang dulu, terus baru berangkat lagi sekalian kamu pulang aku nebeng."
Koko: "Terus nanti aku anterin kamu dulu gitu, baru nge-pack?"
(FYI, ngepack itu istilah dia buat packing orderan sebelum dikirim)
Gue: "Iya kan sekalian kamu jalan pulang, deket kok tempatnya dari rumah kamu."
Koko: "Ya nggak bisa lah sayang, nanti aku anterim kamu dulu sampe jam 12.30 setelah itu aku pulang baru bisa mulai kerja jam 13.00."
(Gue mulai panas nih, emang segitu masalahnya ya telat mulai ngepack 30menit? Jadi dia lebih milih kerjaan daripada gue? Gue cuman jarang-jarang aja keleus minta anter.)
Gue: "Ya udah nggak jadi, bisa berangkat sendiri kok."

Daaann, begitulah. Kita berantem sampe sekarang. Masalah sepele sih, tapi for me love is tend to put your spouse at the top of our list. Kalo elo jadi gue, lo juga merasa kalo dia itu nyebelin banget nggak sih guys?

And you know, he didn't even say Sorry!
Katanya dia sudah berusaha bagi waktu antara kerja dan waktu buat gue, dan dia punya alasan kenapa nggak mau mulai kerja terlambat di hari Minggu. He said he did it because: nggak enak hati sama temen yang selalu mulai duluan dan dia selalu mulai paling akhir.

Whaaaatt???
Speechless, I can't believe it. Dia ngorbanin gue demi temennya. What a fvck!
Terus kalo temennya nungguin kelamaan kasian, kalo aku nunggu sampe kering kerontang enggak apa-apa? Nice. Cukup tau, thank you very much.

Tiba-tiba gue inget, dulu nih duluuuu banget waktu awal pacaran, si Koko pernah bilang gini ke gue:
"Kalo aku sih, kalo aku disuruh milih antara kerjaan sama kamu, aku pasti pilih kamu. Toh aku kerja juga buat kamu sayang."
5 years latter: BULLSHIT.

"Don't believe every promise that happy person made." my advice for all of you.

Di setiap hubungan pasi ada masalah, dan malasah gue hari ini adalah: gue merasa sudah nggak terlalu penting lagi buat doi. Sekaran giliran gue, is it worth the pain?
Let me add one Point minus for my fiance (but he is not categorized as suck people, at least not yet)

Saturday, August 20, 2016

Suck People #1

Life is suck, I would say...

Ok, banyak yang lebih menderita dan lebih nggak beruntung dari gue. I knew it. But still, I feel my life is suck. Let me start from where it's begin....

It was 2010 and I was 16 when I lost my one and only dad. Well, kita nggak begitu deket, tapi pas doi meninggal it hit me right in the feels. Ungkapan di lirik lagu Passenger Let Her Go, "You will only miss the sun when it's start to snow" itu bener banget. He's my sun, always fight for me, ad now I'm fighting alone...

Waktu itu nyokap syok berat, she was changing. She took everything seriously. Dia selalu khawatir sama apa kata orang. Dia selalu khawatir kalau kalau dia nggak bisa ngasi makan ketiga anakanya. Nggak bisa biayain hidup ketiga anaknya. FYI, gue punya dua adik, cowo-cewe. I will talk about them latter on.
Sejak saat itu gue juga mulai berubah 180 derajat: Gue yang awalnya selalu ceria mulai menutup diri dengan alasan I didn't want they pity me. They don't need to know my tears, I have to stay strong for my mom. It was my first thoughts.
I did everything I can to help her. I never demand her anything. I did what she wanted me to do. Put her first before anything, even before my own will. I mean she is the last parent I have,
Tahun pertama, it was hard but everything is just fine. I can handle my feelings, I'm still grateful about my life. Kami nggak hidup berkekurangan, bahkan sampai sekarang, gue masih bisa makan setiap hari, masih punya rumah.

Tahun selanjutnya, gue lulus SMA. Gue kepingin kuliah arsitektur. Gue mati-matian cari beasiswa, biar nyokap nggak keberatan keluarin biaya kuliah. Akhirnya dapet, gue dapet full scholarship selama 4 tahun kuliah di salah satu Universitas Swasta di Semarang. Puji Tuhan. Tapi bukan di bidang yang gue harapkan. Bidang yang sama sekali gue nggak kenal. Tapi gue minat-minatin. Demi beasiswa, I will try to love what I do.
Pagi-siang kuliah, siang-sore bantu nyokap kerja (nyokap punya usaha pengrajin papan tulis), malem-pagi ngerjain tugas kuliah. I never complain. I need to stay strong for my family. I did everything I can do.
But expecting is my sin and regret is my punishment. Gue berharap beban nyokap agak berkurang karena nggak harus biayain gue kuliah, tapi ternyata dia tetep merasa terbebani dengan pengeluaran bulanan dan pekerjaan rumah. I decided to help her in house keeping. Pagi-siang kuliah, siang-sore bantuin nyokap kerja, sore-malem ngurus rumah, malem-subuh bikin tugas kuliah. I need to keep strong for my family. I didn't tell anyone about my struggle.
One day, nyokap ngeluh pesanan papan tulisnya sepi. I thought hard how to help her a bit, gue inget kalo temen kuliah ada yang punya toko alat tulis. Iseng-iseng gue tawarin papan tulis. Aaannndd.. it works. Toko temen gue mulai pesan papan tulis ke nyokap. And again, I expect too much. Gue berharap nyokap jadi dapet kerjaan dan nggak sedih lagi. But, lagi-lagi reaksinya mengecewakan.
Doi ngedumel lagi karena nggak ada yang bantuin dia bikin pesanan (gue lagi sibuk skripsi waktu itu). Wutt? Hello? Niat hati bantuin diem-diem biar kaya super hero... tapi ternyata usaha gue lagi-lagi tidak membuahkan hasil yang diharapkan.
I feel like a shit daughter but hell I don't care. I'm done with her attitude. Selama wakti ini (sekitar 3.5 tahun kuliah) gue merasa kalau apapun usaha yang gue lakuin buat nyokap, seolah nggak berarti. I helped her, but it seems never enough. Gue juga sakit, gue juga berkorban, tapi sikap dan tutur katanya seolah berkata bahwa ia berjuang sendirian. Gue coba sabar. Maybe she just tired (like I'm not? Me too.. but.. yeah, let it be).

Baru-baru ini gue lulus kuliah, gue langsung cari kerjaan yang kira-kira cukup untuk kebutuhan bulanan dan masih ada sisa untuk ditabung. And I got one. Perkerjaan ini mengharuskan gue untuk pulang diatas jam 6 setiap harinya . Jadi otomatis, rutinitas membantu orang tua gue sudah hilang dari muka bumi. Tapi tetep gue masih ambil bagian di pekerjaan rumah. Setelah pulang kerja, gue beberes rumah. Setelah itu baru istirahat. Sebulan pertama it was soooo fine. I got my salary and it was so delightful.

Until now, biasanya gue yang bantuin nyokap jadi adik-adik gue tinggal santai-santai aja di rumah. Sekarang gue kerja, mereka yang gantiin gue bantuin usaha nyokap setelah pulang sekolah (kasian si pasti capek, gue juga capek dulu). Ini nih jadi masalah, karena gue jarang dirumah otomatis gue bakal dapet jatah bantuin yang paling sedikit. Nah sekarang setiap hari nyokap ngomel karena nggak ada yang bantuin dengan senang hati lagi, adik-adik gue belum terbiasa bantuin jadi masih sambil ngedumel juga bantuinnya. Gue jadi dicap anak perawan paling males serumah (katanya). Note: I'm 21 now and yeah I'm still virgin.

Kembali ke laptop,
Gue selalu bangun paling siang (karena gue selalu pulang paling malem setelah kerja)
Gue nggak pernah bantuin usaha nyokap (karena gue bekerja)
Gue selalu nglakuin tugas bersih-bersih rumah terlambat (karena gue bekerja)

Ok let me revise my opening sentence. My life is not suck, people in my life are. So if you somehow know me, I'm not as though as you think, I'm not as happy as u think, but still I'm grateful of suck peoples around me.

This make me think, apa gue sebegitunya membebani keluarga ini? Apa mending gue pindah aja sekalian dari rumah, toh juga gue nggak pernah dihargai. I want to know, how much she will miss me. Or maybe she wont.

That's suck people #1
Leave a comment if you have a different point of view, as anon is okay. What makes you comfortable with. I'm looking forward for your thoughts!

Monday, December 17, 2012

Saturday, December 8, 2012

Magic Sight Glasses-Watch Set, Makes Your Eyes Super!


Dengan kacamata dan jam super ini, memungkinkan pengguna untuk memiliki penglihatan super seperti melihat menggunakan teropong, melihat ditengah kegelapan malam, ataupun melihat menembus sebuah benda. Bagi pengguna penderita miopi atau hipermetropi, kacamata ini juga dapat diatur untuk mata minus atau mata plus sesuai dengan kebutuhan pengguna (auto focus). Seperti kegunaan-kegunaanya yang telah disebutkan diatas, kacamata ini memiliki 1 kemampuan utama dan beberapa kemampuan lain.
Kemampuan utama dari kacamata ini adalah pengguna dapat memperbesar apa yang ia lihat mencapai 10.000x. Pengguna hanya perlu melihat suatu titik/objek selama 3detik tanpa berkedip, maka layar bersensor lensa mata akan memberikan perintah ke lensa kamera depan untuk men-zoom objek yang pengguna lihat, dan jika ingin menghentikan perbesaran pengguna hanya harus berkedip dan pembesaran akan berhenti. Untuk mengembalikan perbesaran ke ukuran sebenarnya pengguna hanya perlu memejamkan mata selama 3 detik dan dengan alur perintah yang sama penglihatan pengguna akan kembali seperti semula.
Dan beberapa kegunaan lain, yaitu:
  • Capture  function: Dengan kacamata ini pengguna dapat mengabadikan momen berharga mereka dalam sebuah gambar atau video. Pengguna hanya perlu memilih mode kamera atau video, dan kemudian mulai memotret dengan berkedip, dengan delay waktu 1 detik setelah berkedip, gambar yang pengguna lihat akan diprotret. Slot memori external yang terdapat pada jam dapat menampung memori hingga 32Gb, memanjakan pengguna dengan kapasitas yang besar.
  • GPS Mode: Dengan mengaktifkan mode GPS melalui layar jam tangan, pengguna dapat melokasikan keberadaannya, mencari lokasi suatu tempat, atau sekedar mencari jalan alternatif saat terjebak macet. Kelemahan dari mode ini adalah saat tidak adanya jaringan wi-fi.
  • Nocturnal function: Dengan mengaktifkan mode infra-red melalui layar jam yang touch-screen, prosesor di dalam jam akan memberi perintah kepada prosesor di kacamata yang terhubung buethoot, sehingga kamera depan langsung mengaktifkan infra-red yang memungkinkan pengguna melihat dalam gelap.
  •  X-Ray function: Dengan mengaktifkan mode X-ray, seperti mengaktifkan mode infra-red, pengguna dapat melihat menembus suatu benda. Pemancar sinar-X yang terdapat pada jam meberikan gambaran yang akan ditampilkan di layar pengguna. Pengguna hanya perlu memilih mode X-Ray, kemudian sentuh, Start Scan, dan kemudian setelah selesai memindai objek, hasil akan ditampilkan di layar. Kelemahan mode ini adalah, hanya dapat mendeteksi benda-benda logam.

Kacamata ini memiliki dual layar dalam dan luar, layar dalam tidak dapat dilihat dari sisi luar. Layar dalam dilengkapi dengan filter yang aman untuk mata Pengguna. Sedang sisi luar otomatis selalu menampilkan keadaan di balik layar dengan kamera di bagian dalam frame. Jadi orang lain tidak dapat melihat apa yang pengguna lihat.
Jam tangan pendamping kacamata ini juga memiliki fitur wi-fi yang dapat terkoneksi ke internet guna menunjang kegunaannya pada waktu Mode GPS.
Kacamata yang sedang terkoneksi dengan jam tangan dapat memunculkan gambar dengan proyeksi kecil di sisi depan jam tangan.
Kacamata dan jam ini menggunakan sumber baterai biasa dan baterai tenaga surya. Baterai Li-ion biasa digunakan pada jam untuk menjalankan waktu seperti semestinya dan pada kacamata disaat tidak ada cahaya matahari. Sedangkan baterai tenaga surya  hanya digunakan pada kacamata saat ada cahaya matahari. Sistem akan otomatis mengganti daya ke baterai Li-ion saat tidak ada matahari dalam beberapa waktu. Dan seperti baterai Li-ion lainnya, baterai ini juga dapat diisi ulang, yaitu dengan cara meletakkan kacamata dan jam ini pada charger yang akan disertakan pada saat pembelian barang ini.

Author:
for Computer Organization assignment
Fakultas Ilmu Komputer, Program Game Technology, Unika Soegijapranata

Monday, December 3, 2012

Arthur the Good Boy [Mind Mapping]


Make your own mind maps with Mindomo.

Monday, November 19, 2012

Sunday, November 18, 2012

Data Base System on Basic [ENG Version]

Data base system is a computerized storage log. Where saved data are persistent data or long term type data, so data base system usually used by large agency such as banks, universities, hospitals, government departments, etc.
Whereas data base in common defined is an electronic archive box to keep data. Data base can be able to use by single-user or multi-user depend on data base capacity provided. Like a manual storage box, data base also can do several operations, such as:
  1. Retrieval operation
  2. Insert operation, insert a new-empty folder or insert a new data into an existing folder.
  3. Change operation
  4. Delete operation
  5. Move operation, from a data base to another data base
To do these operations above, data base user must use SQL language (Structured Query Language). SQL is a standard language to interact with a data base.
Main purpose using data base are to keep information and allowing user to retrieve, and or or change the data based on the request.
Advantages use data base:
  1. Paperless, we don’t have to provide many papers to record all the data manually
  2. Search and find data quickly
  3. Easy to keep bunch of data for a long term
  4. Actual and accurate information given
Data base include:
  1. Data that keeps inside
  2. Hardware, like: storage media and processor
  3. Software, like: data base manager or data base server or we usually herd Data Base Management System (DBMS). DBMS is a system to control a data base. DBMS is the most important component in a data base system. A DBSM must have capability to:
    • Receive data definition
    • Understand many kind of data definition language (complete with DDL and DML processor, DDL and DML compiler)
    • Provide data dictionary that inform “data about a data” or called metadata/descriptor
    • Provide user interface
  4. User, include:
    • Application programmer, job desk: write program in C++, Java, or many more. Usually people call it a Data Base Administrator (DBA). DBA is a person or are several professional IT staffs that made a data base operated beautifully. Their jobs:
      • Define conceptual scheme from a data base (logic data base design) or with different words, define information to be recorded. Conceptual scheme is a manifestation from whole data base information content that written with DLL conceptual language.
      • Define internal scheme (physical data base design) or deciding how data previews look a like. Internal scheme is a manifestation of low level from a whole data base.
      • Make sure all the saved data is available.
      • Establishing policy of backup and restore in a data base
    • End user
    • Third party/Data Administrator (DA), is someone that have responsibility of the data (must understood the data clearly), include data security policy.
Kind of data base distributing process:
  1. Server and client work on different machine


  2. A server machine accommodating several clients across work communication network.


  3. Every client has their own data base server that connected on work communication network.



Untuk versi Bahasa Indonesia, klik disini.

Source:
Date C.J, Pengenalan Sistem Basisdata Jilid 1, Jakarta. 

Author:
Fisrt Semester student on Soegijapranata Catholic University, Faculty of Computer Science, Game Technology Program, year 2012

For Computer Organization assignment.

Dasar-dasar Sistem Basis Data [Versi INA]

Sistem basis data adalah sistem penyimpanan catatan dengan menggunakan komputer. Dimana data yang disimpan adalah data persistent atau data yang bertahan lama, oleh karena itu sistem basis data biasanya digunakan oleh instansi besar seperti: bank, universitas, rumah sakit, departemen pemerintahan, dll.
Sedangkan basis data sendiri jika didefinisikan secara awam yaitu lemari arsip elektronik untuk menyimpan data. Basis data dapat digunakan oleh satu pengguna atau banyak pengguna sesuai dengan kapasitas basis data yang disediakan. Seperti halnya tempat penyimpanan manual, basis data juga dapat melakukan beberapa operasi, seperti:
  1. Operasi menemukan kembali (retrieval)
  2. Operasi pemasukan data baru (insert) baik berkas baru yang kosong maupun memasukan data baru ke dalam sebuah berkas yang sudah ada.
  3. Operasi perubahan data (change)
  4. Operasi menghapus data (delete)
  5. Operasi memindahkan berkas dari sebuah basis data ke basis data lain.
Untuk melakukan operasi di atas, pemakai basis data harus menggunakan bahasa SQL (Structured Query Language – Bahasa Kunci Terstruktur). SQL adalah bahasa standart untuk berinteraksi dengan sebuah basis data.
Tujuan utama menggunakan basis data adalah untuk menyimpan informasi dan mengijinkan pemakai untuk mengambil kembali, dan atau atau merubah data sesuai dengan permintaan.
Keuntungan menggunakan basis data:
  1. Tidak membutuhkan banyak ketas untuk mencatat seluruh data secara manual
  2. Cepat dalam mencari dan menemukan data
  3. Tidak repot menyimpan banyak data jalam waktu yang lama
  4. Informasi yang diberikan terkini dan akurat
Yang termasuk di dalam basis data itu sendiri adalah:
  1. Data yang tersimpan di dalamnya.
  2. Perangkat keras, seperti: media penyimpan dan prosesor
  3. Perangkat lunak, yaitu: manager basis data atau basis data server atau yang paling sering kita dengar adalah sistem manajemen basis data (DBMS). DBMS sistem untuk mengatur sebuah basis data. DBMS merupakan komponen terpenting dalam sebuah sistem basis data. DBMS harus memiliki kemampuan untuk:
    • Menerima definisi data
    • Mengerti berbagai bahasa definisi data (dilengkapi dengan DDL dan DML prosesor serta DDL dan DML penyusun)
    • Menyediakan kamus data yang berisi “data tentang data” atau disebut metadata/descriptor.
    • Menyediakan antar muka pemakai.
  4. Pemakai, meliputi:
    • Programmer aplikasi, bertugas untuk menulis program dalam bahasa C++, Java, dsb. Biasanya disebut dengan istilah basis data administrator (DBA). DBA adalah seorang atau beberapa staf professional IT yang membuat sebuah basis data beroperasi dengan baik. Tugasnya:
      • Mendefinisikan skema konseptual dari sebuah basis data (desain basis data logis) atau dengan kata lain mendefinisikan informasi untuk dicatat. Skema konseptual adalah sebuah perwujudan dari seluruh informasi isi basis data yang ditulis dengan bahasa DDL konseptual.
      • Mendefinisikan skema internal (desain basis data fisik) atau memutuskan bagaimana sebuah data akan digambarkan. Skema internal adalah perwujudan level rendah dari seluruh basis data.
      • Memastikan semua data yang telah disimpan tersedia
      • Menetapkan kebijakan percadangan dan pemulihan sebuah basis data
    • Pemakai akhir
    • Pemakai ketiga /data administrator (DA), adalah orang yang bertanggung jawab atas data (harus memahami data), termasuk dalam kebijakan keamanan data.
Macam-macam proses ditrubusi database:
  1. Server dan klien bekerja pada mesin yang berbeda


  2. Satu mesin server menampung beberapa klien melalui jaringan komunikasi kerja


  3. Setiap klien memiliki satu server basis data yang digabungkan dalam Jaringan komunikasi kerja.



For English version, click here.

Sumber:
Date C.J,Pengenalan Sistem Basis Data Jilid 1, Jakarta.

Penulis:
Mahasiswa Semster Gasal, Program Game Technology, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, tahun 2012

Sebagai tugas Computer Organization

Monday, November 12, 2012

Friday, November 9, 2012

JinWoon 2AM - You Walking Toward Me (Hangul, Romanization, English)




Hangul / Korean Lyrics

저기 길건너 너의 모습이 보인다
차가운 눈빛으로 나를 바라보다
걸어온다 걸어온다

넌 돌이킬수 없는 말을 늘어놓다
작은 목소리로 추억들을
찢어논다 찢어논다

너에 눈은 파란 바닷물로
나를 덮었고
하얀 담배연기처럼 나를 뱉는다
아무것도 아닌것처럼

마치 파도에 모래성이 쓸려가듯
기억들은 있지도 않았던 것처럼
그렇게 끝내려한다

내가 먼저 너를 뒤로한채 멀어진다
아직 손끝은 너를 향하고 있지만
멀어진다 멀어진다

참을수 없는 아픔들을 간직한채
마지막 너의 모습을 두눈에 담는다
하지만 너에 눈은 파란 바닷물로
나를 덮었고
하얀 담배연기처럼 나를 뱉는다
아무것도 아닌것처럼

마치 파도에 모래성이 쓸려가듯
기억들은 있지도 않았던 것처럼
그렇게 끝내려한다

저기 길건너 너의 모습이 보인다
차가운 눈빛으로 나를 바라보다
걸어온다 걸어온다


Romanized Lyrics

Jeogi gilgeon neo neoye moseubi bo inda
Chaga un nun bicheuro nareul, bara boda
Georeonda, georeonda

Neon dori kilsu eobtneun mareul, neureo nohda
Jageun moksoriro chueok deureul
Jjijeo nonda, jjijeo nonda

Neo e nuneun paran badat mullo nareul deopeot go
Hayan dambae yeongi cheoreom nareul baet neun da
Amugeot do anin geot cheoreom

Machi pado e morae seongi sseullyeo ga deut
Gieok deureun ijji do anhat, deon geot cheoreom
Geureohke, kkeut naeryeo handa

Naega meonjeo neoreul dwiro hanchae meoreo jinda
Ajik son kketeun neoreul hyang hago ijjiman
Meoreo jinda, meoreo jinda

Chameulsu eobtneun apeum deureul, ganjik hanchae
Majimak neoye moseubeul du nune dam neun da, hajiman

Neo e nuneun paran badat mullo nareul deopeot go
Hayan dambae yeongi cheoreom nareul baet neun da
Amugeot do anin geot cheoreom

Machi pado e morae seongi sseullyeo ga deut
Gieok deureun ijji do anhat, deon geot cheoreom
Geureohke, kkeut naeryeo handa

Jeogi gilgeon neo neoye moseubi bo inda
Chaga un nun bicheuro nareul, bara boda
Georeonda... georeonda...


English Translation


I see you from across the street
With cold eyes, you look at me
And you walk to me, you walk to me

You spit out words that cannot be taken back
With a small voice, you take all our memories
And rip them apart, rip them apart

Your eyes covered me with the blue ocean
And you spit me back out like white cigarette smoke
As if I'm nothing

Just like a sandcastle crumbling with the waves
Just like our memories were never there
You end it like that

I turn around first and get further from you
Although the tips of my hands are still toward you
I'm getting further, I'm getting further

As I hold in this pain that I cannot endure
I try to close my eyes with the last image of you but...

Your eyes covered me with the blue ocean
And you spit me back out like white cigarette smoke
As if I'm nothing

I see you from across the street
With cold eyes, you look at me
And you walk to me, you walk to me


Source:
http://www.allfordrama.com

Friday, November 2, 2012

[INA] Cloud Computing

Beberapa vendor dan analis sering mendefinisikan Cloud Computing atau komputasi awan sebagai pembaharuan versi dari kegunaan komputasi: intinya server maya yang tersedia di Internet. Bahkan ada juga beberapa arti luas, memperdebatkan segala hal yang kalian konsumsi diluar firewall itulah yang disebut dengan Cloud Computing, termasuk di dalamnya sumber-sumber umum. Sebenarnya, Cloud Computing adalah cara untuk meningkatkan kemampuan atau menambah kemampuan tanpa menanamkan infrastruktur baru, melatih pegawi baru, atau menggunakan sofware baru. Cloud Computing juga menyediakan layanan langganan atau layanan bayar tiap menggunakan , dalam real time melalui Internet, meluas kepada kemampuan TI.

Berikut adalah rincian dari apa saja layanan Cloud Computing:
  1. Software as a Service (SaaS)
    Software sebagai Service adalah aplikasi berbasis awan yang beroperasi di komputer-komputer yang saling berjauhan, dimiliki dan dioperasikan oleh orang lain, dan hal itu terhubung ke komputer para pengguna melalui Internet dan, biasanya, sebuah web browser. Sebagai contoh, gmail milik Google adalah sebuah aplikasi SaaS yang berbasis awan yang menggantikan program-program email tradisional yang beroperasi di komputer Anda, seperti Outlook or Eudora. Atau Zoho Office, Yahoo mail, Google docs, yang menggantikan Word Processor berbasis Desktop Anda.

    2. Platform as a Service (PaaS)

    Platform sebagai layanan menyediakan komputasi awan yang mengirimkan aplikasi bebasis web. Anda membuat aplikasi Anda sendiri yang beroperasi pada infrastruktur penyedia dan dikirimkan ke ara pengguna Anda mealui Internet dari server penyedia,  tanpa membeli dan mengatur hardware pokok, penyediaan dan hosting software. Force.com milik SalesForce.com adalah sebuah contoh PaaS. Pada dasarnya ada empat jenis PaaS:

  • Social application platforms. Facebook adalah contok untuk platform aplikasi sosial, disana kita dapat membuat aplikasi baru yang tersedia bagi semua pengguna. 
  • Raw compute platforms. Infrastruktur milik Amazon menjadi contoh dari raw compute platforms.
  • Web application platforms. Google menyediakan APIs kepada pengembang untuk membuat aplikasi web dimana aplikasi tersebut adalah contoh dari plaform aplikasi web.
  • Business application platform. CRM yang disediakan oleh perusahaan-perusahaan adalah contoh dari platform aplikasi bisnis.

  1. Infrastructure as a Service (IaaS)

    Infrastructure sebagai layanan (IaaS) adalah pengiriman infrastruktur komputasi sebagai sumber layanan penuh. Contohnya Google, IBM, Amazon.com, dll. IaaS beroperasi dengan model “Bayar yang Anda Gunakan” dimana pengguna hanya membayar untuk apa yang mereka gunakan. IaaS terkadang juga berarti Hardware as a Service (HaaS) atau Hardware sebagai Layanan.

Model penyebaran Cloud Computing:

  1. Public Cloud
Public clouds dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan, layanan dan infrastruktur disediakan untuk berbagai pelanggan. Google adalah sebuah contoh dari Public Cloud. Layanan ini dapat disediakan oleh vendor secara gratis atau membayar.



  • Private Cloud
    Sebuah private cloud dimiliki dan dioperasikan oleh satu perusahaan. Beberapa aplikasi SaaS, seperti SugarCRM, menyediakan pilihan kepada pelanggan mereka untuk memelihara data mereka di tempat mereka sendiri untuk memastikan terjaga kerahasiaannya berdasarkan kebutuhan masing-masing bisnis. Amazon juga menyediakan pilihan virtual private cloud atau awan maya pribadi.

    3. Hybrid Cloud



  • Sebuah hybrid cloud adalah awan pengguna pribadi dihubungkan dengan layanan awan publik. Kenyataannya awan pribadi tidak bisa dihubungkan dengan awan publik perusahaan IT. Sebagian besar perusahaan dengan private cloud akan berkembang untuk mengatur beban kerja melalui pusat data, private clouds dan public clouds, yang kemudian membentuk hybrid clouds.

     4. Community Cloud


  • Dalam model penyebaran komunitas, infrastruktur awan dibagikan kepada beberapa organisasi dengan peraturan dan kebijaksanaan yang sama. Pembagian dalam kelompok besar ini di kemudian hari membantu menurunkan biaya dibandingkan dengan menggunakan Private Cloud.


  • Sumber:

    Penulis:
    Nathasia Austin (12.02.0052)
    Semester Pertama di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.
    Untuk tugas Computer Organization

    For English Version, click here.

    [ENG] Cloud Computing

    Some analysts and vendors define cloud computing narrowly as an updated version of utility computing: basically virtual servers available over the Internet. Others go very broad, arguing anything you consume outside the firewall is "in the cloud," including conventional outsourcing. Actually, cloud computing is a way to increase capacity or add capabilities on the fly without investing in new infrastructure, training new personnel, or licensing new software. Cloud computing also encompasses any subscription-based or pay-per-use service that, in real time over the Internet, extends IT's existing capabilities.

    Here's a breakdown of what cloud services:
    1. Software as a Service (SaaS)
      Software as a Service is a Cloud-based applications that are run on distant computers, owned and operated by others, and that connect to user’s computers via the Internet and, usually, a web browser. For example, Google’s gmail is a cloud-based SaaS application that replaces traditional email programs that run on your computer, like Outlook or Eudora. Or Zoho Office, Yahoo mail, Google docs, that replaces your Desktop-based Word Processor.

    2. Platform as a Service (PaaS)
      Platform as a service provides a Cloud computing that delivering web-based (cloud) applications. You build your own applications that run on the provider's infrastructure and are delivered to your users via the Internet from the provider's servers, without buying and managing the underlying hardware, software, provisioning and hosting. SalesForce.com’s Force.com is an example of PaaS. There are basically four types of PaaS solutions:
    • Social application platforms. Facebook is an example of Social application platforms, there we can write new applications that are made available to end users.
    • Raw compute platforms. Amazon’s infrastructure which is an example of raw compute platform.
    • Web application platforms. The Google provides APIs to developers to build web applications which is an example of web application platform.
    • Business application platform. The CRM solutions provided by the companies are examples of business application platform.
    1. Infrastructure as a Service (IaaS)
      Infrastructure as a Service (IaaS) is delivery of the computing infrastructure as a fully outsourced service. The examples are Google, IBM, Amazon.com, etc. IaaS operates on a “Pay as you go” model ensuring that the users pay for only what they are using. IaaS is also sometimes referred to as Hardware as a Service (HaaS).

    Cloud computing deployment models

    1. Public Cloud
      Public clouds are owned and operated by companies, services and infrastructure are provided to various clients. Google is an example of a public cloud. This service can be provided by a vendor free of charge or on the basis of a pay-per-user license policy.

    2. Private Cloud
      A private cloud is owned and operated by a single company. Several SaaS applications, such as SugarCRM, provide options to their clients to maintain their data on their own place to ensure data privacy is dipertahankan according to the requirements of the particular business. Amazon also provides the option of a virtual private cloud.

    3. Hybrid Cloud
      A hybrid cloud is a private user cloud foundation combined with the strategic use of public cloud services. The reality is a private cloud can’t exist in isolation from the rest of a company’s IT resources and the public cloud. Most companies with private clouds will evolve to manage workloads across data centers, private clouds and public clouds—thereby creating hybrid clouds. 
       
    4. Community Cloud
      In the community deployment model, the cloud infrastructure is shared by several organizations with the same policy and compliance considerations. This helps to further reduce costs as compared to a private cloud, as it is shared by larger group.

      Source:

      Author:
      Nathasia Austin (12.02.0052)
      First Semester in Faculty of Computer Science, Soegijapranata Catholic University, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.
      For Computer Organization assignment

      Untuk versi Indonesia klik disini.

    Friday, October 26, 2012

    T-ShirtOS - Incredible T-Shirt ( Wearable, Fashionable, Programmable, Washable)

    T-Shirt is the most comfortable clothes we could wear, and it suit to both man and woman. Imagine if our T-Shirt can updating our status on Facebook or make tweet on Twitter?
    Now, It's happening!!

    Ballantine’s has made tshirtOS a reality by partnering with CuteCircuit, a fashion company based in London, UK that designs amazing interactive fashion. CuteCircuit is a pioneer in the field of wearable technology and has introduced many ground breaking ideas to the world of fashion by integrating new beauty and functionality through the use of smart textiles and micro electronics. If you think that this t-shirt can't be washed, you totally wrong, it's washable babe! Amazing right? But it's can be programmed by an iOS app only. I hope it compatible for BlackBerry or Android too... But for Windows its okay ^^

    tshirtOS is fitted with a LED display, camera, microphone, speaker and accelerometer. Together with a small processor that can link to your smart-phone beefier processor for extra power when required.

    And this is the video about tshirtOS:


    I hope this post helps ^^

    Source:
    http://pedant.artoflivin.sk/2012/08/tshirtos-the-worlds-first-programmable-t-shirt
    http://www.youtube.com/watch?v=q0GokKd2QRA
    http://www.ballantines.com/en